Ipin & Upil eh salah Ipin & Upin

upinipin1betul betul betul … sebuah jargon paling khas di kartun ini….

ditengah memanasnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia kemarin, sebut saja kasus Blok Ambalat, kasus penyiksaan TKI, kasus Manohara, Kasus “perampokan” budaya, ada saja hal yang membuat terasanya hubungan darah antar melayu. yaitu meledaknya Kartun Ipin & Upin yang di tayangkan secara Nasional oleh salah satu TV swasta.

Tapi seharusnya masyarakat Indonesia juga harus lebih bijak menanggapi hal ini. Disadari atau tidak Indonesia ini miskin sekali acara-acara TV yang mendidik, lihat saja hampir disetiap harinya terdapat lebih dari 10 acara Infotainment, lebih dari 10 acara sinetron, akan tetapi jika ditanya tentang acara tentang pendidikan, sungguh masih jarang sekali di temukan.

Jika dilihat dari segi positifnya, kartun Upin & Ipin ini bisa menjadi sebuah pelopor acara pendidikan anak yang menghibur dan sarat makna. semoga saja ini menjadi inspirasi bagi para sineas untuk menciptakan “Ipin & Upin” Indonesia, tentunya dengan cara yang benar bukan dengan cara yang di pakai Malaysia ( baca : mencuri ). Sungguh tidak pantas jika orang Indonesia menolak keberadaan film ini gara-gara asalnya dari Malaysia karena memang seperti pepatah bilang ” don’t judge the book just by the cover “.

so.. seburuk apapun perlakuan Malaysia terhadap Indonesia ada baiknya kita tak langsung antipati terhadap apapun yang berhubungan tentang Malaysia. karena sesungguhnya damai itu indah.